22 July 2014
SURABAYA PUTARAN TERAKHIR SANTUNAN 1000 ANAK YATIM SIDO MUNCUL
SURABAYA PUTARAN TERAKHIR SANTUNAN 1000 ANAK YATIM SIDO MUNCUL

------------------------------------------

22 July 2014
TOLAK ANGIN – SIDO MUNCUL DAN SUARA MERDEKA KEMBALI MELAKUKAN SAFARI RAMADHAN
TOLAK ANGIN – SIDO MUNCUL DAN SUARA MERDEKA KEMBALI MELAKUKAN SAFARI RAMADHAN KE-ENAM SUMBANG RP 200 JUTA UNTUK 5000 ANAK PANTI ASUHAN DI WILAYAH YOGYAKARTA DAN SEMARANG

------------------------------------------

22 July 2014
SIDOMUNCUL MEMBERIKAN PAKET SEMBAKO
SIDOMUNCUL MEMBERIKAN PAKET SEMBAKO UNTUK 1000 KAUM DUAFA DI SEMARANG SENILAI RP 200 JUTA

------------------------------------------


Jamu Komplit
2.8 MB
quicktime plugin
more ads
Marketing Office
Jl. Cipete Raya No. 81
Jakarta 12410, Indonesia
Tel : (62 21) 765 3535
Fax : (62 21) 765 6522
E-mail : marketing@sidomuncul.com

Factory
Jl. Soekarno Hatta Km. 28
Kec. Bergas - Klepu, Semarang - Indonesia
Tel : (62-24) 6580-559, (62-298) 523-515
Fax : (62-24) 6580-332, (62-298) 523-509
E-mail : simuncul@indosat.net.id



[ 29 Apr 2010 ]
SIDO MUNCUL BANGUN HOTEL BINTANG LIMA DI YOGYAKARTA

Sido Muncul selama ini dikenal sebagai perusahaan jamu dan farmasi yang berdiri sejak tahun 1951. Seiring dengan waktu berjalan Sido Muncul mulai mengembangkan bisnisnya di bidang perhotelan, dengan membangun hotel bintang lima dengan nama Hotel Tentrem di Jl. AM. Sangaji 72, Yogyakarta.

Hotel Tentrem akan hadir dengan sentuhan bangunan tradisional modern, dibangun diatas lahan seluas 13.000 m2, dengan 276 kamar dan total luas bangunan 32.000 m2.

Pembangunan hotel diawali dengan dilakukannya Ground Breaking pada 23 April lalu bertepatan dengan hari ulang tahun Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat oleh Ibu Desy Sulistio selaku generasi kedua dari Ibu Rakhmat Sulistio pendiri PT Sido Muncul. Saat ground breaking sekop yang digunakan adalah sekop dengan design khusus yaitu sekop bergagang kayu kecik yang mempunyai makna kebajikan dengan mata paculnya berlapis emas.

Melanjutkan penandaan tersebut, Kamis, (29/4) diadakan peletakan batu pondasi pertama dan batu penjuru oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X didampingi oleh Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat disaksikan seluruh Direksi PT Sido Muncul dan GKR Hemas serta seluruh undangan yang hadir yaitu Walikota Yogyakarta, Kapolda DIY, GBPH Prabu Kusumo, GBPH Joyo Kusumo, GBPH Yudhaningrat dan pejabat terkait.

Seperti mengulang sejarah, saat peletakan batu pertama pembangunan pabrik Sido Muncul di Ungaran Semarang tahun 1988 juga dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Saat itu luas pabrik Sido Muncul 21 Ha. Kini pabrik Sido Muncul luasnya mencapai 58 Ha.

Pada peletakan batu pertama maupun penjuru pembangunan hotel Tentrem, batu ini diambil dari daerah yang berbeda yang masing-masing mempunyai makna.

Batu pondasi pertama diambil dari Rowo Seneng dan batu penjuru diambil dari desa Gianti yang mempunyai makna bagi pembangunan ini adalah agar nantinya hotel ini memberikan kedamaian seperti saat perjanjian Gianti pada tahun 1755 yang lalu.

Menurut Irwan Hidayat, “Nama Hotel Tentrem bermakna agar semua hidup dalam ketentraman hati, dengan harapan agar siapapun tamu yang datang atau menginap di hotel ini akan merasakan ketenangan / ketentraman hati”.

“Selain itu Logo Hotel Tentrem yang berbentuk bunga teratai berjumlah 5 helai diikat dengan cincin emas mempunyai arti bahwa kami lima bersaudara (saya bersama adik-adik saya) senantiasa akan selalu menjaga kerukunan, kebersamaan sampai kapanpun, termasuk semua keturunan kami, karena kami percaya hanya dengan kerukunan ”tanah menjadi emas”, rejeki dan berkat Tuhan mengalir apabila kita menjaga kerukunan”.

Saat ini jumlah hotel berbintang tiga dan lima yang ada di wilayah Yogyakarta seluruhnya berjumlah 17 hotel.

“Semoga kehadiran Hotel Tentrem nantinya akan memberikan arti bagi perkembangan industri pariwisata di Yogyakarta”, tambah Irwan.

Pada kesempatan yang sama, PT Sido Muncul memberikan bantuan senilai Rp 150 Juta untuk Komunitas Masyarakat Seni Yogyakarta.(PR Dept-SM/28/IV/10)



[ Back ... ]