Press Release
Sido Muncul Resmi Kantongin Sertifikat Halal Dari MUI
Jum'at, 8 Maret 2019

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (Sido Muncul) secara resmi menerima sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk 241 produk unggulannya. Sertifikat yang diterima pada 6 Maret lalu terbagi dalam tiga jenis produk, yaitu jamu, suplemen dan bahan suplemen, serta minuman dan bahan minuman.

 

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menjelaskan meski baru mendapatkan sertifikat dari MUI, produk-produk Sido Muncul yang telah diedarkan selama ini sudah terjamin keamanannya. Standarisasi sudah diterapkan agar produk bebas dari pestisida, pupuk, aflatoksin, logam berat, dan bahan haram.

 

“Perlu kami sampaikan bahwa sebelum sertifikat dikeluarkan, produk Sido Muncul sudah halal. Hanya saja lisensi ini baru kami dapat pada 6 Maret lalu setelah menempuh proses selama delapan bulan. Kenapa baru sekarang dapatnya? Karena dulu pengertiannya, produk-produk jamu yang berbahan dasar tumbuhan tidak memerlukan surat keterangan halal dari MUI,” ujar Irwan Hidayat.

 

Meski bukan mandatory, Sido Muncul tetap memutuskan untuk mendaftarkan setiap produknya agar tidak ada campuran bahan haram dalam kandungan setiap produknya. Untuk menyakinkan, setiap produk akan menjalani tes DNA menggunakan alat canggih, yakni Polymerase Chain Reaction (PCR). Alat ini dapat mendeteksi ada atau tidaknya kandungan bahan haram hanya dalam waktu satu setengah jam.

 

“Saya pikir untuk melengkapi dokumen produk yang didaftarkan ke MUI, perlu ada hasil tes DNA menggunakan PCR. Terobosan ini adalah inisiatif kami demi meningkatkan kepercayaan dan meyakinkan masyarakat bahwa semua produk kami seperti Tolak Angin Cair, Kuku Bima Energi, Susu Jahe, Kopi Susu, dan lainnya telah aman dari lima hal tadi,” tambah Irwan.

 

Dengan adanya terobosan ini, Irwan mengaku kini lebih tenang dan lega karena mampu memberikan produk yang terjamin keamanannya, sehingga dapat dikonsumsi seluruh masyarakat.